Bersiap Untuk Pandemi Selanjutnya?


529

Bersiap Untuk Pandemi Selanjutnya?

Oleh: Ndaru Anugerah

“Apakah seusai pandemi Kopit, nggak akan lagi ada pandemi susulan?”

Di tahun 2017, Pusat Keamanan Kesehatan John Hopkins merilis sebuah skenario futuristik yang diberinama SPARS. (https://www.centerforhealthsecurity.org/our-work/Center-projects/completed-projects/spars-pandemic-scenario.html)

Dokumen skenario itu dituangkan dalam buku setebal 89 halaman, tepat 2 tahun sebelum Event 201 yang terjadi di New York pada 18 Oktober 2019 yang kemudian memunculkan pandemi Kopit. (https://www.centerforhealthsecurity.org/event201/)

Secara garis besar, Event 201 memuat skenario serangan virus SARS yang bermula di China kemudian menyebar ke seluruh dunia. Proyeksi komputer kemudian menghasilkan 65 juta angka kematian dalam 18 bulan dan menjerumuskan 193 negara anggota PBB ke dalam jurang hutang.

Ajaibnya, simulasi tersebut akhirnya menemukan ‘jalannya’ dengan munculnya pandemi Kopit.

Satu yang perlu anda tahu, bahwa Event 201 disponsori oleh John Hopkins Center for Health Security, BMGF dan WEF serta sederet kartel Ndoro besar lainnya.

Singkatnya, Kopit merupakan epidemi yang diatur dengan sangat rapih. Dan sesuai dengan ‘skenario’ maka setelah WHO menetapkan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada 11 Maret 2020 silam, dunia langsung tiarap menghadapi status ‘emergency’ Kopit.

Dunia di-lockdown dan kebijakan ini membuat ekonomi global langsung terjun bebas. Akibatnya banyak negara kemudian berhutang pada institusi Bretton Woods milik sang Ndoro besar guna menyelamatkan perekonomian negaranya.

Dan ini sangat sesuai dengan apa yang diskenariokan pada Event 201.

Kalo anda ragu, silakan baca skenario Lock Step yang digagas oleh Rockefeller Foundation pada 2010 silam. Apakah skenario lockdown yang ada di buku ‘panduan’ tersebut hanya kebetulan sama dengan kondisi lockdown saat ini? (baca disini)

Kini, John Hopkins kembali merilis skenario baru dengan judul Pandemi SPARS.

Menurut skenario tersebut, akan ada wabah virus SARS di St. Paul, Minnesota. Karenanya virusnya diberinama SPARS alias Saint Paul Acute Respiratory Syndrome yang terjadi pada 2025-2028 mendatang.

Sama halnya dengan Kopit, virus ini bakalan menyebar ke seluruh dunia dengan cepat dan membuat pandemi baru.

Dengan kata lain, ‘besar kemungkinan’ akan ada wabah baru selepas Kopit mengingat yang mendesain skenario adalah sang Ndoro besar sendiri.

Kira-kira apa tujuan dibuatnya skenario pandemi baru?

Pertama sang Ndoro besar menginginkan kontrol penuh atas manusia dengan membentuk ‘Tatanan Satu Dunia’ (OWO). Ini bakal terlaksana dengan adanya 4IR dimana semuanya akan diotomatisasi dan manusia akan masuk dalam kendali dan pengawasan digital. (baca disini)

Kedua, untuk mewujudkan tatanan dunia baru itu nggak gampang. Harus ada cara yang dilakukan agar rencana tersebut bisa terwujud tanpa penolakan berarti dari warga dunia.

Dan yang bisa dilakukan pada manusia untuk mewujudkan rencana tersebut adalah dengan mencuci otak mereka melalui media. Sebar ketakutan, itu kata kuncinya.

Jangan aneh bila media akan membuat anda makin parno dari hari ke hari, karena memang ini tujuan utamanya. Orang yang takut mana bisa protes sih?

Jadi skenario ketakutan global harus diciptakan demi mewujudkan rencana ‘penaklukan’ atas manusia. Orang yang takut nggak bisa berpikir waras, bukan? (baca disini dan disini)

Ketiga, sang Ndoro besar berencana untuk mengurangi populasi dunia secara drastis (depopulasi). Anda pikir program vaksinasi global punya cita-cita mulia pada umat manusia? (baca disini dan disini)

Coba anda tilik apa yang menjadi materi dasar pada vaksin yang diproduksi Big Pharma tersebut. Apakah tujuan utamanya selain mengedit gen yang anda miliki? (baca disini dan disini)

Belum lagi dengan skenario makanan sintetis yang diperkenalkan oleh BG. (baca disini dan disini)

Dengan jumlah penduduk yang lebih sedikit, akan mudah untuk mengontrol manusia di dunia. Apalagi dengan hadirnya 4IR, maka akan lebih mudah mengontrolnya.

Bukan itu saja, karena SDA akan jauh lebih melimpah untuk dinikmati oleh segelintir orang, seiring berkurangnya jumlah penduduk dunia. (baca disini)

Sungguh luar biasa rencana sang Ndoro.

Secara singkat, memang sengaja skenario SPARS disebar dan diungkap ke publik agar mereka sadar akan skenario yang bakal dimainkan kelak.

Dan saat skenario berjalan sesuai rencana, sang Ndoro tinggal bilang, “Itu hanya kebetulan, karena kami nggak merencanakan hal tersebut.”

“Sebaliknya warga dunia harus berterima kasih kepada kami karena kami telah membuat simulasi sejak awal. Coba kalo nggak disimulasikan, apa yang bakal terjadi?”

Prok-prok-prok. Sungguh brilliant!

Kalo kemudian Prof. Klaus Schwab bilang, “Pada akhirnya yang akan dihasilkan oleh revolusi industri ke-4 adalah perpaduan antara identitas fisik, digital dan biologis manusia.” (https://law.unimelb.edu.au/__data/assets/pdf_file/0005/3385454/Schwab-The_Fourth_Industrial_Revolution_Klaus_S.pdf)

Apakah ungkapan itu nggak bermakna sama sekali?

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah analis Geopolitik dan mantan Aktivis 98)


4 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Masa depan dunia yg suram ?
    1.Apabila rencana mereka berhasil akan terjadi perbudakan & genosida yg luar biasa
    2. Atau mereka sebenarnya memancing China & Rusia untuk PD 3, karena rencana mereka ” DARI ABU KITA AKAN MEMBANGUN TATANAN DUNIA BARU ”

    Gimana Bang ????

    1. namanya juga rencana, bisa berhasil bisa juga nggak. kesadaran kolektif yang bisa menggagalkan upaya tersebut.

      kalo bicara tentang WW3 apalagi pakai nuklir, itu kejauhan deh bicaranya. belum ada rencana ke arah situ dalam waktu dekat.

      1. lockstep nggak bicara soal fitnah kepada china. yang bilang akan ada wabah SARS di china itu simulasi Event 201 yang berlangsung di AS.

        SPARS skenario mirip-mirip Lockstep, dan bukan simulasi seperti Event 201. Akan ada skenario lanjutan, dimana ke depannya bakal ada simulasi yang mirip dengan Event 201. Siapa yang bakal di framing, nggak jadi soal. mengingat munculnya varian baru si Kopit yang bakal dijadikan landasan untuk menggelar scamdemic kedua.

error: Content is protected !!