Simulasi Perang Siber Sang Ndoro


525

Simulasi Perang Siber Sang Ndoro

Oleh: Ndaru Anugerah

Siapa yang nggak kenal World Economic Forum saat ini?

Lembaga sekelas LSM tersebut, nyatanya punya kekuatan yang lebih besar dari badan resmi dunia. (baca disini)

Kalo anda tahu Event 201 yang digelar di John Hopkins Center pada Oktober 2019 sesaat sebelum timbulnya pandemi Kopit, lembaga ini juga yang menjadi salah satu sponsor simulasi pandemi tersebut. (https://www.centerforhealthsecurity.org/event201/)

Kurang hebat apa WEF? Menggelar simulasi pandemi, eh nggak lama pandemi beneran terjadi sesuai skenario yang mereka buat. Luar biasa. Lebih sakti dari dukun santet. Bahkan dukun santet-pun masih bisa gagal dalam menjalankan aksinya, bukan?

Nah kali ini, WEF mau buat latihan simulasi siber yang bernama Cyber Polygon. Event tersebut rencananya bakal digelar pada Juli tahun ini. (https://www.weforum.org/projects/cyber-polygon)

Memang, apa skenario yang telah dirancang?

Bakal ada serangan teroris siber yang menyebabkan kelumpuhan pada setiap bisnis, gereja, rumkit dan juga aparat keamanan. Dan bisnis online yang kini sedang booming, bakal merasakan dampak yang luar biasa akibat serangan teroris siber tersebut.

Dapat dikatakan, bahwa simulasi akan membahas ‘kemungkinan’ serang teror yang menyasar rantai pasokan global dan sistem ekonomi.

Sebagai antisipasi atas serang teror tersebut, maka masyarakat diperingatkan untuk menyimpan barang kebutuhan sehari-hari, terutama makanan, perlengkapan mandi dan juga vitamin dan obat-obatan, guna menghindari kelangkaan yang bakal terjadi di pasaran.

Begitupun dokter harus menjadwalkan praktik dengan pasien dengan lebih akurat, karena jalur komunikasi bakal terputus. Nah kalo membantu proses persalinan, apa bisa dijadwal secara ajeg?

Siapa yang akan ditarget sebagai pelaku serang siber tersebut?

Bisa Rusia, China, Iran dan bahkan Korea Utara.

Ini nggak berlebihan, mengingat AS sendiri sudah koar-koar di media online, jika suatu saat ada serangan siber yang dilakukan Korea Utara, bakalan lebih parah ketimbang serang nuklir. (https://foreignpolicy.com/2021/03/15/north-korea-missiles-cyberattack-hacker-armies-crime/)

Pertanyaannya: kalo Event 201 menghasilkan scamdemic Kopit, lantas skenario Cyber Polygon bakal menghasilkan apa?

Mungkin nggak sih, kalo sang Ndoro besar membuat simulasi yang nggak jelas juntrungannya?

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah analis Geopolitik dan mantan Aktivis 98)


4 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!