Menyambut Proyek Baru


514

Menyambut Proyek Baru

Oleh: Ndaru Anugerah

“Semoga vaksinasi cepat selesai dan kita kembali hidup normal seperti dulu lagi,” ungkap seorang netizen dalam sebuah postingan di media sosial.

Saya cuma ketawa baca postingan tersebut.

Kenapa?

Pandemi ini nggak mungkin akan berakhir kalo status negara anda masih ‘jongos’ sang Ndoro besar. Sampai lebaran monyet, semua arahan yang diberikan Ndoro, ya pasti diikuti tanpa ada bantahan sedikit-pun.

Terima atau tidak, itu kenyataannya Boss.

Saya katakan berkali-kali, status pandemi akan terus diperpanjang sampai proses The Great Reset selesai digelar. Sebelum itu terjadi, jangan harap pandemi akan berakhir. (baca disini, disini dan disini)

Kedua, anda harus tahu bahwa keuntungan yang didapat sang Ndoro lewat pandemi jauh lebih banyak. Setidaknya melalui bisnis kesehatan dan bisnis teknologi informasi. (baca disini)

Dengan margin keuntungan bernilai trilyunan dollar, orang waras mana yang mau melepaskan bisnis menggiurkan ini? Jangan trilyunan dollar, gegara duit 2 ribu perak aja orang bisa bacok-bacokan.

Jadi, please realistik sedikit kalo ngimpi. Jangan terlalu muluk, ntar jatuhnya sakit.

Kalo nggak percaya, coba tilik penyataan yang dibuat satgas Kopit di Wakanda.

Dikatakan bahwa ada mutasi virus Kopit berkode B117 yang berhasil masuk ke negara tersebut. Dan parahnya, menurut klaimnya virus tersebut berasal dari Inggris sangat menular. (https://www.cnbcindonesia.com/news/20210302173244-4-227316/corona-ganas-masuk-ri-pemerintah-siapkan-kebijakan-baru)

Konon katanya, sudah ada 2 orang Wakanda yang terinfeksi virus Kopit varian baru tersebut.

Namun lucunya, proses vaksinasi tetap dijalankan. “WHO belum mengeluarkan himbauan untuk menghentikan program vaksinasi yang tengah berjalan,” begitu kurleb-nya. (https://www.idntimes.com/news/indonesia/debbie-sutrisno/lebih-cepat-menyebar-varian-virus-corona-baru-terdeteksi-di-karawang-nasional/3)

Lha gimana nggak ngakak?

Dengan hadirnya varian baru pada virus Kopit, artinya vaksinasi yang dijalankan jadi nggak efektif, karena sifat vaksin yang spesifik. Jadi kalo sudah dibuat vaksin A untuk virus tertentu, nah kalo virusnya bermutasi, maka vaksin yang sekarang ada jadi nggak guna.

Ambigu bukan?

Jangan aneh. Namanya juga jongos. Disuruh ngapain aja, ya pasti manut. Jangan disuruh mikir.

Dan apa kata pejabat berwenang di Wakanda menanggapi hal tersebut, “Kami akan membuat kebijakan baru terkait munculnya varian baru tersebut.”

Kalo kata ‘kebijakan’ dikeluarkan oleh seorang pejabat di Wakanda, artinya akan ada ‘proyek-proyek’ yang akan digelar. Namanya proyek, siapa juga yang nggak ‘bersukacita’ karenanya?

Lantas, apakah mutasi Kopit tersebut begitu mengerikan?

Data yang jadi pegangannya. Jadi jangan katanya-katanya melulu. (baca disini dan disini)

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah analis Geopolitik dan mantan Aktivis 98)


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!