Apa Rencana Selanjutnya?


517

Apa Rencana Selanjutnya?

Oleh: Ndaru Anugerah

Berdasarkan temuan di lapang, banyak negara mulai melakukan bukaan (re-opening), mengingat angka lonjakan pasien terinfeksi mulai berkurang. Rumor yang beredar, virus mulai kurang efektif untuk menginfeksi orang. “Nggak bisa diandalkan lagi” bahasa gaulnya.

Padahal mega proyek bertajuk vaksinasi global belum menemui sasaran, walaupun proses pembuatan vaksin mulai dikebut segampang membuat tahu bulat. Itulah inti operation warp speed ala Trump dalam memangkas prosedur normal pembuatan vaksin. (https://www.theguardian.com/us-news/2020/may/15/trump-coronavirus-warp-speed-vaccine-white-house)

“Yang penting vaksinnya cepat jadi. Nggak penting aman atau tidaknya bagi manusia jika memakainya,” begitu kurleb. Dan big pharma yang ditunjuk untuk mengeksekusi tindakan tersebut-pun sudah ditunjuk. (baca disini)

Kalo boleh digambarkan, situasinya mirip main game, main cepat-cepatan. Siapa cepat, dia menang.

Untuk itu diperlukan rencana yang bisa mengalihkan perhatian agar proses pembuatan vaksin ala tahu bulat tadi nggak terlalu mendapat sorotan publik dunia.

Apa rencana selanjutnya?

Menarik apa yang dikatakan BG selaku sutradara plandemic berjudul C19. Bagaimana tidak? Stelah bertahun-tahun BG memperingatkan kita bahwa akan ada pandemik yang menyerang umat manusia serta akan mengubah dunia kelak, eh sekarang kejadian deh, sesuai ramalannya. (https://www.ted.com/talks/bill_gates_the_next_outbreak_we_re_not_ready&usg=ALkJrhiu2cJDo4Fh6zTg-isIf79_vDHMmg)

Bukan itu saja, BG berani mensimulasikan skenario mirip seperti saat ini, setahun sebelum kejadiannya kita alami saat ini. (https://www.centerforhealthsecurity.org/event201/about&usg=ALkJrhgNe6iSGchr6222WfFeXSmAp3emSw)

Kurang hebat apa, Bambang?

Nah kalo kita mau tahu skenario selanjutnya, rujukannya ya sutradara itu tadi, dan bukan pemain figurannya, tentunya.

Apa yang BG katakan jauh-jauh hari seputar rencana lanjutan?

“Melinda dan saya tumbuh dan mengalami masa PD II. Dengan cara yang sama, pandemi C19 atau pandemi modern pertama akan berlangsung. Tidak akan ada seorang-pun yang hidup melalui pandemi tersebut.” (https://www.gatesnotes.com/Health/Pandemic-Innovation&usg=ALkJrhhjtoGnvEggrRScNow99ckCuEd85A)

Apa point yang hendak dinyatakan BG?

Ada satu hal. Kalo PD II merupakan lanjutan dari PD I, maka hal yang sama akan berlaku pada ‘PANDEMI MODERN PERTAMA’ yang BAKALAN diikuti oleh pandemi modern kedua.

Artinya, akan ada pandemi susulan yang mungkin ‘lebih menakutkan’ daripada yang kita alami saat ini.

Ini jelas nggak mengada-ada. Prof. Li Lanjuan dari Universitas Zhejiang, melaporkan bahwa saat ini terdapat 30 jenis SARS-CoV-2, yang mampu menghasilkan 270 kali jumlah virus lebih banyak dari virus yang mulai melemah saat ini. “Ini dikenal sebagai mutasi tri-nukleotida,” ungkap Prof. Li (https://www.scmp.com/news/china/science/article/3080771/coronavirus-mutations-affect-deadliness-strains-chinese-study&usg=ALkJrhhBUCYMLxaFz4FQi4nvGwHPme2ZIw)

Anehnya ini terjadi pada pasien berusia 60 tahun yang biasanya hanya mengalami satu siklus mutasi. Walhasil, sang pasien menghabiskan waktu lebih dari 50 hari di RS alias lebih lama ketimbang pasien C19 lainnya. “Bahkan kotorannya bisa menularkan virus,” papar Prof. Li.

Dengan kata lain, akan ada SERANGAN BERIKUTNYA yang akan menyasar warga dunia, dengan menggunakan bioweapon bernama virus Corona.

Anda tahu Project for a New American Century? Dalam laporan yang berjudul ‘Rebuilding America’s Defenses’ (p.60) ada dikatakan bahwa AS akan memasukkan senjata biologis khusus ras tertentu dalam daftar rencana mereka. Ya virus Corona-lah yang dimaksud sebagai bioweapon-nya. (https://archive.org/details/RebuildingAmericasDefenses&usg=ALkJrhhPMcmzWHIpBEMjAPE4r_ThjrVhjQ)

Itulah RENCANA BESAR selanjutnya, yaitu mengeluarkan virus yang lebih dahsyat lagi. Bukan itu saja. Strategi-strategi lainnya juga sedang dan akan elite global lakukan dalam waktu dekat.

Tahu kasus demonstrasi massa yang digelar Black Lives Matter, kan? Itu salah satunya.

Tentang ini saya pernah ulas. Ini jelas bukan untuk menggulingkan rejim yang berkuasa apalagi menolak sistem rasisme yang menimpa George Floyd, tapi merupakan SKENARIO JALAN MASUK bagi angkatan bersenjata dalam penerapan status Darurat Militer. (baca disini)

Yang kedua, dalam waktu dekat akan ada skema nakut-nakutin yang dikasih judul kedatangan GELOMBANG KEDUA (second wave). Begitu banyak negara mulai melakukan bukaan kembali, tiba-tiba akan ada headline besar di media mainstream: GELOMBANG KEDUA PANDEMI C19 TELAH DATANG!! ORANG TERINFEKSI CORONA MENINGKAT DRASTIS!!

Ya jelas saja angkanya meningkat drastis, wong habis dikurung. Kalo anda tonton video dokter Dan Erickson, maka anda akan tahu bahwa orang yang dikurung di rumah, cenderung menurun daya tahan tubuhnya, sehingga rentan terhadap serangan semua jenis patogen, termasuk virus Corona. (https://www.youtube.com/watch%3Fv%3DxfLVxx_lBLU%26feature%3Dyoutu.be%26t%3D1232&usg=ALkJrhj8jktvQ3lG7oQ2jttISRoMvwpPCg)

Belum lagi pencatatan angka pasien yang mati karena C19, kerap dimanipulasi. Sakitnya jantung atau diabetes, begitu mati langsung dikasih label COVID. Semua-semua, COVID-lah yang dituduh sebagai biang keladinya. (https://www.corbettreport.com/coronastats/&usg=ALkJrhgUx-51zkx160Q9phHKn2kGP5Ce4A)

Lantas tujuannya apa? Memicu panik massal, biar orang-orang bisa DIKURUNG LAGI, sampai vaksin-nya sudah dinyatakan siap untuk disuntikkan.

“Gimana dengan nasib new normal, bang?” tanya seseorang.

Istilah ‘new normal’ nggak lebih merupakan basa-basi semata yang dilontarkan elite global. Karena bagi mereka, new normal nggak boleh terjadi dan nggak akan terjadi. (https://www.technologyreview.com/2020/03/17/905264/coronavirus-pandemic-social-distancing-18-months/&usg=ALkJrhi3zErXCYyaLBK4vE68tDR3B_X5KA)

Begitu anda disuntik vaksin plus, barulah fase NEW NORMAL ada. (baca disini)

“Kehidupan nggak akan lagi sama seperti dulu, karena hidup anda akan dipantau lewat internet melalui nano-chip yang ditanam di tubuh anda, oleh penguasa dunia.”

Anyway, itu hanya rencana mereka, bukan? Bukankah rencana mereka atas perang Vietnam dan perang  Suriah juga berakhir dengan KEGAGALAN? Jadi, selalu ada cara untuk menggagalkan rencana mereka.

Apa itu? Pada lain ulasan saya akan membahasnya.

 

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah mantan Aktivis 98 GEMA IPB)

 


3 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Pagi, Pak Ndaru. Mau tanya kalau mau mencari berita yang independen dan reliable itu link-nya apa aja ya?

    1. Agak sulit jawannya, krn tiap media tdk bebas kepentingan. Minimal kepentingan pemodalnya. Tp kalo sy pribadi anjurkan utk cari media alternatif sbg penyeimbangnya. Namun yg patut disadari bahwa ini dlm rangka penyeimbang informasi agak tdk berat sebelah. Disini, byk media internasional yg layak dijadikan rujukan. Ada Russia Today, SCMP, Politico, veteranstoday, dll…
      Semoga membantu. ??

error: Content is protected !!