Kebijakan Irasional


512

Kebijakan Irasional

Oleh: Ndaru Anugerah

Sudah lebih dari setahun, pemerintah di banyak negara telah menerapkan jarak sosial alias social distancing guna menekan laju penyebaran infeksi virus Kopit.

Masalahnya, apa aturan tersebut ada gunanya alias efektif?

Setahun yang lalu, saya pernah mengkritisi hal tersebut yang hanya disandarkan pada asumsi semata. (baca disini)

Dan sekarang, penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengamplifikasi apa yang telah saya kritisi tersebut.

Maksudnya?

Baru-baru ini, penelitian yang dilakukan Prof. Martin Z. Bazant dari MIT mengungkapkan bahwa jarak sosial sejauh 6 kaki dan pedoman hunian terbatas yang diterapkan disebagian besar negara di dunia, nggak banyak membantu memperlambat penyebaran virus Kopit.

“Kami berpendapat, tidak banyak manfaat dari aturan 6 kaki, terutama saat orang memakai masker,” ungkap Prof. Bazant. (https://www.cnbc.com/2021/04/23/mit-researchers-say-youre-no-safer-from-covid-indoors-at-6-feet-or-60-feet-in-new-study.html?utm_source=facebook&utm_medium=news_tab&utm_content=algorithm)

Kebayang dong? Sudah jaraknya dibatasi, masih harus memakai masker. Gimana dapat asupan oksigen segar-nya? (baca disini)

Dalam studi mereka, Prof. Bazant menyatakan, “Kita tidak perlu menutup banyak ruangan, asalkan ventilasinya cukup baik.” (https://www.pnas.org/content/118/17/e2018995118#disp-formula-6)

Dengan kata lain, ruangan bisa dioptimalkan dengan kapasitas terisi penuh sekalipun, asalkan memiliki ventilasi yang cukup baik.

“Pengurangan kapasitas penghuni pada suatu ruangan, nggak akan mempengaruhi penularan virus,” papar Prof. Bazant.

Jadi, kalo kita masuk ke suatu ruangan dengan aturan main hanya boleh diisi oleh 50% kapasitas penghuni, itu jelas lebay yang nggak ada pijakan ilmiahnya.

Kecuali kalo anda memang bukan orang yang terdidik yang biasa mengandalkan asumsi ketimbang data.

Salam Demokrasi!!

(*Penulis adalah analis Geopolitik dan mantan Aktivis 98)


0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!